Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

Gaya Mengajar

 Apa itu gaya mengajar? Pertama, kita bahas tentang gaya. Apa itu gaya? Menurutku gaya ini merupakan gerakan yang beraturan yang diulang-ulang. Misal gaya dada, ini artinya gerakan yang terjadi pada areal di sekitar dada, dilakukan secara berulang-ulang sehingga menjadi ciri khas. Gaya menjadikan ciri khas atau keunikan, menjadi karakter yang membedakan satu sama lain.  Mengajar. Apa itu mengajar? Menurutku mengajar adalah kegiatan transfer pengetahuan kepada orang lain. Mengajar bertujuan untuk menambah atau mengembangkan pengetahuan kepada orang lain.  Dari sini dapat kita tarik kesimpulan bahwa gaya mengajar adalah berbagai gerakan, teknik dalam mengajar yang dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi ciri khas. Setiap guru memiliki gaya yang berbeda-beda tergantung selera atau kenyamanannya dalam mengajar. Kalau aku apa ya gaya mengajarku? Aku lebih suka ceramah dimana aku berbicara seleluasanya dan memberikan kebebasan murid untuk menerima atau tidak menerima ucapanku...

Aspek Kekeluargaan dalam Film Chibi Maruko Chan

 Kalau libur di rumah aku suka menonton Chibi Maruko bareng anakku. Awalnya aku iseng saja buka Chibi di Youtube Kids. Aku nostalgia, karena ini adalah film masa kecilku, ketika tahun 90-an. Sseingatku Maruko adalah tokoh yang menyebalkan, aku gak terlalu suka dengan film ini. Mungkin kalah saing dengan Sinchan, film yang temanya sama, ttg keluarga tapi lebih lucu. Dulu aku sempat mengikuti satu cerita film ini, jalan ceritanya lumayan rapi. Aku suka teknik penulisan ceritanya, semuanya ada sebab akibatnya, dan tidak terduga. Entah kenapa Naya suka dengan filmnya. Awalnya aku putar sesekali, diantara tontonan Youtube kesukaannya ada Leika Garudita, Like Nastya, atau Tayo. Aku tidak tahu kapan dia nonton sendiri. Yang aku sadari, dia sudah tahu tokoh Maruko, dan Naya tidak suka. Maruko malas katanya. Kami menonton hingga tahu sifat Maruko lainnya, suka tidur, pandai berdebat apalagi sama ibunya. Maruko juga anak yang peduli dengan orang lain. Dia banyak bertemu orang karena rasa pen...

Refleksi Menulis

 Baru-baru ini aku mendapat kabar dari Balai Bahasa Bali. Bukuku sudah selesai dibuatkan ilusterasi. Aku lihat ilusterasinya, lumayan bagus. Aku senang, jadi penyemangat untukku lebih rajin menulis. Bukuku sedang dibuatkan ISBN. ISBN itu apa ya? Induk seri buku nasional? Intinya tentang nomer seri buku di perpustakaan nasional. Coba cek google, ternyata International Standard Book Number. Wow, bahasa inggris. Baru tahu. Aku gak terlalu rajin menuli. Kurang gigih. Ya, begitulah kembang kempis. Tapi mimpi masih tetap ada. Aku ingin menjadi penulis. Gimana jadi penulis, kalau aku tidak rajin menulis. Ya, harus dirajinin lagi. Ini sudah ada kabar gembira. Buku ketiga ku sudah mau terbit. Bangga, dong. Dirayain boleh. Pakai penyemangat. Makanya blog ini, jadi lebih ramai. AKu menulis apa saja. Karena aku ingin latihan menulis. Merangsang otak untuk cepat berpikir. Setiap ngetik aku harus sudah memikirkan ide yang lain. Harus terus berlanjut, begitu seterusnya. Blog ini memang jadi latih...

Mencari Tukang Cukur

Bentar lagi akan ad panen hasil belajar CGP. Temen-temen pada semangat menyambut. Sebagai bagian dari kelompok tentu aku harus ikut arus. Walaupun aku penyendiri, tentu jg harus lihat sikon. Lihat konteks nya juga. Biar lama-lama gak dibilang gendeng. Aku ikut saja, bergaya-gaya, mulai nyamain bentukan luar dengan teman-teman. Mulai dari baju dan cukuran. Klo cowok prameter bergayanya cukup 2. Cukuran minimal rapi. Aku gak suka bergaya macam-macam. Lihat rambutku yg sudah panjang, ya harus cukur. Hari di purnama Kapat, ternyata banyak upacara ya. Di buleleng, marak dengan orang melasti. Sekarang yang melasti adalah desa bungkulan. Warga berjalan mengiring sesuunan ke pantai. Susah juga nyari tukang cukur. Banyak yang tutup. Apalagi cuma punya waktu di malam hari untuk bercukur. Hari sebelum purnama, juga banyak warga yang melasti. Aku jadi mikir tentang purnama kapat. Purnama yang spesial bagi umat Hindu, ada lagi purnama Kadasa. Aku mikir untuk lebih mempelajari tentang filosofi purna...

Mencari Bibit Bodhi

Aku merasa kasihan dengan pohon bodhi yang ad jalan menuju pantai giri mas. Kata org sana pohon itu berasal dari pura gunung Sekar. Pohon itu sangat teduh bagiku. Beberapa kali aku duduk di sana sambil menikmati gemericik air. Namun pohon itu kini tidak teduh. Karena tubuhnya dipangkas. Subak di sana sedang perbaikan jalan menuju sawah. Pohon itu mungkin jadi penghalang. Aku baru tahu pohon bodhi. Dulu hanya aku dengar melalui cerita Sidharta gautama. Baru ketemu pohon menarik di pinggir sawah itu. Aku perhatikan bentuk daun dan batangnya. Aku searching ttg pohon bodhi. Yang ditanam bijinya. Mulailah muncul keinginan nanam pohon bodhi. Aku baru tahu juga di sekolah ternyata ada pohon bodhi. Namanya mahabodhi. Ternyata pohon bodhi juga banyak jenisnya. Ad bodhi yg daunnya warna merah. Ad bodhi asli Tibet. Katanya bodhi tempat Sidharta mendapat pencerahan masih ya? Ad juga bodhi yg berasal dari Borobudur magelang.  Akhirnya senang banget rasanya karena aku berhasil dapatin bibit bodh...

Koleksi Uang Kuno

  Aku lagi doyan koleksi uang kuno. Sebenarnya dari dulu aku koleksi uang kuno, cuma aku koleksi biasa saja. Aku cuma punya beberapa uang kuno, tentunya uang yang sempat aku pegang di masa kecil. Misal uang 500 dengan gambar orang hutang, di belakangnya ada rumah gadang. Dulu sering dijadikan parodi cerita buat guyon-guyonan. Semangat mencari uang edisi khusus muncul ketika tahun 2020, ketika itu RI mengeluarkan uang pecahan 75rb. Uang ini untuk merayakan 75 tahun kemerdekaan RI. Aku dapat satu, karena daftarnya 1 KTP satu uang. Aku sampai antre dan baru tahu Bank Indonesia di Renon. Di Jogja waktu libur sekolah tahun ini, Juni 2024. Aku ketemu lapak uang kuno di Jogja. Mulai muncul sedikit niat koleksi. Baru di bulan ini, Oktober, semangat koleksi uang kunoku, BARBAR. Apalagi dengan adanya toko ijo, jadi gampang nyari. Tinggal nyiapin uang saja. Lucu. Beli uang, pakai uang. Scroll2 lama, aku jadi tahu ada uang yang bernilai besar. Karena diincer kolektor. Ada dua sih kriteria uang...

Kangen Sandal Jepit

Gambar
 Bulan lalu, September aku mikir untuk ganti model sandalku. Mungkin sudah 2 tahun model sandalku adalah sandal slop. Awalnya nyaman pake sandal slop, punggung kaki terlindung dari sinar matahari. Jari kaki gak capek harus jepit karet. Sandal slop beberapa lama memberiku kenyamanan. Sampai ada tanda-tanda aku bosen. Sandal slop aku rasa agak ribet makenya, kaki agak tidak bebas. Baru mau make juga butuh usaha sedikit ekstra. Isi ngepasin dulu sama kakinya. Sandal klop kerasa elegan tapi tidak bebas. September khususnya ketika menjelang libur, keinginanku untuk memakai sandal jepit berlipat-lipat. Aku pikir beli sandal yang ada gambar Gundala. Dulu incaranku banget, tapi gak aku kebeli. Karena apa? Karena belum ngerasain bosen sebosennya make sandal slop. Aku cek tokopedia Sandal Gundala tidak tersedia ukuranku. Aku coba belanja offline, aku cari di toko dekat kostku. Ketemu sandal Sunli warna ijo, aku sempat nostalgia karena merk Sunli legend banget. Waktu kecil aku ser...

Dari Donor Darah Jadi Demam Berdarah

Gambar
 Kejadian seru ini sangat mudah diingat soalnya terjadi di hari-hari penting.  Entar dulu sambil lihat kalender. Gimana ini katanya ingat? Maklum sudah tua. Aku donor darah di hari Minggu, bulan Agustus. Aku ingat, malamnya ada gerak jalan 45. Janjinya mau ikut nonton. Tapi gak jadi. Aku punya insomnia. Sakit yang membuatku sangat menghargai tidur. Syukur aku bisa tidur. Paginya aku bahagia. Horee, aku bisa tidur. Untuk merayakan itu. Aku donor darah. Aku sudah 30-an kali donor darah. Bangga. Aku berangkat menuju Unit Donor Darah (UDD) Buleleng yang terletak di jalan Yudistira. Kenapa bisa ingat jalan Yudistira? Dulu aku sampai muter-muter nyari jalan ini. Ternyata gampang diingat, di belakang rumah sakit Buleleng. Kalian yang mau donor darah bisa ke sana ya. Donor itu sehat lho. Selain sehat, berkah juga. Aku takut darah sebenarnya. Entah kenapa tidak terasa ketika donor darah. Kesan saya berubah. Setelah donor yang satu ini. Aku ketemu pegawai donor darah, baru aku lihat sek...

Memberdayakan Aset untuk Mewujudkan Sekolah adalah Taman

Gambar
                        Sekolah menurut Ki Hadjar Dewantara adalah sebuah taman. Kenapa disebut taman? Saya membayangkan sebuah taman adalah tempat yang indah dan menyenangkan. Taman terdiri dari lingkungan biotik dan abiotic. Lingkungan biotik terdiri dari pohon, bunga, tanaman, kupu-kupu, serangga, capung dan makhluk hidup lainnya. Lingkungan abiotic terdiri dari tanah, air, batu, udara, sinar matahari dan sebagainya. Lingkungan biotik dan abiotic ini saling mendukung untuk mewujudkan taman yang indah dan nyaman.             Mewujudkan sekolah sebagai sebuah taman diperlukan hubungan yang harmonis antara lingkungan biotik dan abiotic. Jika sebuah taman memerlukan petani, maka sekolah memerlukan guru. Peran guru dan petani menurut Ki Hadjar Dewantara adalah relative sama. Seorang guru hendaknya seperti petani yang telaten menjaga unsur biotik dan abiotic. Merawat ta...

Apakah Guru Merdeka di Kurikulum Merdeka?

Gambar
  Aku masih ingat pidato Menteri Nadiem Makarim di awalnya menjabat sebagai Menteri Pendidikan, isinya kurang lebih begini “Guru diberikan tugas yang berat yaitu mencerdaskan anak bangsa, tetapi setiap hari guru dibebankan dengan tugas administrari.” Ini mewakili jeritan hatiku sebagai seorang guru, tumben aku terharu di hari pendidikan karena merasa ada pemimpin yang mengerti keluhanku.   Namun seiring waktu rasanya kocak sekali. Guru benar-benar belum merdeka dari administrasi. RPP yang awalnya ringan banget karena cukup dibuat satu lembar. RPP berganti nama menjadi modul dan isinya berlembar-lembar. Kembali lagi aku hanya geleng-geleng kepala.   Kurikulum Merdeka disambut dengan makin maraknya baju-baju bertuliskan Merdeka Belajar. Hanya saja mengapa tak banyak baju yang bertuliskan Merdeka Mengajar. Apakah ini semacam pesan tersembunyi. Bahwa guru selama ini masih jauh dari kata merdeka, ya setidaknya merdeka dari administrasi. Bukan administrasi yang berevo...

Guru Yang Berhasil Memimpin Dirinya Sendiri

Gambar
Kurikulum Merdeka menyebutkan adanya dua jenis kemerdekaan yaitu Merdeka Belajar dan Merdeka Mengajar. Murid diberikan kemerdekaan belajar dan guru diberikan kemerdekaan mengajar. Logikanya untuk mewujudkan murid yang merdeka tentu saja diperlukan guru yang terlebih dahulu merdeka. Seperti apakah guru yang merdeka? Guru yang merdeka menurut saya adalah guru yang mampu memimpin dirinya sendiri, sehingga layak disebut sosok yang digugu dan ditiru. Kemampuan guru dalam hal ini, saya kira sejalan dengan Keterampilan Sosial Emosional. Keterampilan sosial emosional adalah kemampuan guru dalam memahami, mengelola dan mengekpsresikan emosinya untuk menjalin hubungan yang baik dengan lingkungan. Keterampilan ini sangat diperlukan guru mengingat peran guru sering berhadapan dengan dilema etika dan bujukan moral. Masalah guru bisa datang dari mana saja tidak hanya dari murid, bisa saja dari orangtua dan masyarakat. Sudah sering kita mendengar sosok guru yang dipolisikan. Guru nampaknya perl...

Catatan Cemas

Gambar
Catatan Cemas Aku menderita hampir setiap saat Engkau bilang itu hanya pikiranku saja Dan pikiran bisa sakit juga bukan 28/07/24 Kamu suruh aku berpikir positif Bagaimana kalau aku tidak bisa? 28/07/24 Sakit mental itu berat Tambah berat menghadapi asumsi orang Ceramah dan asumsi yang justru Membuatku makin berat Salahkah jika semua aku tanggung sendiri 28/07/24 Aku tidak mencari kemenangan Aku mencari ketenangan 28/07/24 Aku cemas Menyalahkan diri sendiri Adalah hobiku 28/07/24 Penderitaan adalah awal pencerahan Jika semua terasa gelap Tak diragukan Kamulah cahayanya 28/07/24 Tubuhku secara nalurinya mencari komedi Sebab terlalu banyak tragedi di dalam 28/07/24 Keresahan seorang pencemas bukan kesendirian Justru ketika sudah bercerita eh orang yang kita harapkan mengerti Ternyata tidak mengerti 28/07/24 Jika semua sakit bisa selesai karena berpikir positif Harusnya rumah sakit sepi, ya? 28/07/24 Aku biasa mengucapkan semangat, jangan menyerah Kata-kata itulah yang sering a...

Quote Demotivasi

Gambar
Jangan berjuang Menyerah saja 28/07/24 Ngapain mikirin masalah Masalah juga gak mikirin gue 28/07/24 Apapun masalahnya, semua akan terasa ringan Jika itu bukan masalah anda 28/07/24 Banyak nanya Banyak bingungnya 28/07/24 Luwes, Luwes, Woles Terbentur, Terbentur, Lentur 28/07/24 Hidup memang gudang masalah Kalau gudang garam rokok 28/07/24 Dari dulu beginilah hidup Kalau gak kerja, ya dikerjain 28/07/24 Jangan push, push dirimu Kamu bukan kucing 7/09/24 Jangan naif lah Jangan serius lah Mereka sudah bubar 07/09/24

Dari Kemenangan Randy Pangalila aka RandPunk

Gambar
Saya gak tau detail beritanya, anggap aja sok tau. Iseng aja sepintas mampir beritanya, menarik bagiku. Pertama, ini seperti pertandingan David vs Goliath. Rendi Pangalila adalah davidnya, sosok yang kecil dan diremehkan tentunya. Banyak yang mendukung KkaJhe. Basik Kka Hehe kick boxing atau Muathai bertarung di arena tinju. Tentu saja seperti ikan menemukan air. KkaJhe sudah optimis menang seperti kata2nya menjelang pertandingan. Begini kurang lebih kata-katanya, " Saya akan menyerang di menit-menit awal." Benar saja Kkjhe memborbardir RandPunk, tiga kali RandPunk jatuh tapi itu tidak dihitung wasit karena RandPunk segera bangkit. RandPunk mencoba bertahan dan sesekali menyerang. Sasaran RandPunk adalah rusuk kiri, serangannya selalu mengarah ke sana. Walau KkaJhe tidak merasa apa-apa dan seperti meremehkan serangan RandPunk. Momen menentukan adalah tendangan memutar RandPunk, sekali namun telak. KkaJhe jatuh, menahan sakit. Hingga wasit menyatakan KO. RandPunk m...

Membaca Buku Boy Candra

Gambar
Review Buku Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi Pernah gak sih kalian membaca buku kecil, covernya berisi gambar orang. Sosok gadis yang bertopang dagu, dengan background lelaki nan jauh di sana. Tulisannya gak kalah lebay Cintaku terbang menuju hati yang lain. Yap, kalian kalian tahu. Berarti kalian TUA. Itu adalah buku stensil, ukurannya kecil, mirip buku saku. Dijual di lapak-lapak buku di samping swalayan atau di pinggir jalan. Sekarang itu sudah jadi bahan nostalgia. OK, apa hubungannya dengan buku ini. Ya buku ini kayak metamorfosis buku stensil yang dulu. Dipermak supaya lebih nyambung dengan jaman, namun esensinya sama. Buku ini sangat ringan dibaca, mungkin itu alasan dulu buku stensil ukurannya kecil. Bisa dibawa kemana-mana, cukup ditaruh di saku, diambil kalau pengen baca. Seperti makan Snack, makanan kecil.  Tapi jangan salah lho, tidak gampang menulis buku ini jadi begitu ringan. Jadi inget kata-katanya Steve Job, untuk menjadi sederhana harus melewati kerumi...

Kurikulum CBSA metamorfosis Kurikulum Merdeka (Sebuah Pemikiran Konyol)

Gambar
Ini hanya pemikiranku saja ya. Aku sering merasakan ada persamaan kurikulum CBSA dengan Kurikulum Merdeka. Ada satu titik temu dari Kurikulum ini adalah Pancasila. Jika di CBSA ada yang namanya P4 maka di Kurikulum Merdeka ada istilah P5. Anggap adalah ni main cocokologi ya. Yang khas dari kurikulum CBSA adalah masuknya Pancasila ke dalam pelajaran. Nama mata pelajarannya PMP atau Pendidikan Moral Pancasila. Hehe jadi bernostalgia, selain PMP adalagi PSPB atau pendidikan sejarah perjuangan bangsa. Kedua mapel ini kemudian dihapus untuk kurikulum berikutnya. Baru kemudian di Kurikulum Merdeka ada upaya untuk menghidupkan kembali pelajaran Pancasila tapi terintegrasi dalam P5 atau Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Seperti namanya pembelajaran dikemas dalam projek. Siswa diharapkan membuat projek yang di dalamnya ada nilai-nilai Pancasila. Di dalam P4 masing-masing Sila Pancasila dijabarkan dalam butir-butir penerapan Pancasila. Dalam P5 penerapannya dijabarkan dalam elemen-eleme...

Sebuah Ide

Gambar
Sebuah ide Aku memikirkan begini Seandainya begini Mungkin aku begini Tapi tetap begini saja Hidup ini diam Yang bergerak hanya ide Berputar-putar  Seperti bergerak Nyatanya sibuk Dalam imajinasi Sebaiknya aku gak berpikir Gak punya ide Idenya ya gak ada ide Berhenti mencari Berhenti menjadi Hidupku berhenti di sini Diam hening Memeluk kesunyian Pering, 22 Juni 2024 Temui Lukamu Temui lukamu Seperti kekasih Dengarkan keluh kesah Hiruk badai Bidangkan dadamu Bentangkan sabar Luruhkan air mata Tanpa perlawanan Terimalah lukamu Segenap seutuhnya Pering, 22 Juni 2024 Kepalaku Pasar Raya Kepalaku pasar raya Transaksi dimana-mana setiap saat Perkara kecil remeh remeh Untung rugi dan dugaan-dugaan Segala gemerlap hiruk pikuk Membuatku kehilangan diriku Tersesat dikeramaian Aku menyusuri penuh sesak Bau amis sampah pasar Kucari diriku sampai malam Pasar ini berganti pasar malam Denpasar, 24 Juni 2024 Aku menduga Menerka masa lalu Seperti mengulik luka Yang belum jadi Merasakan ...

Dongeng : Kebo Taruna

Gambar
Kebo Taruna   Demi Teman Pohon mangga ini sangat tinggi dan banyak semutnya. Aku memetik mangga yang baru matang. Teman-temanku menunggu di bawah, menangkap mangga. Mereka sudah minta izin kepada pemilik mangga ini. Aku senang melakukan semua perintah temanku. Dengan begitu aku bisa menjadi teman mereka. Aku senang memanjat pohon rasanya sangat tenang. Merasakan udara segar dan melihat pemandangan luas. “Hai, Kebo Taruna. Anak nakal. Turun kamu!” Suara itu mengagetkanku. Bapak-bapak yang mengacungkan tongkat kayu. Teman-temanku sudah hilang meninggalkanku sendiri. Aku diajak pulang oleh Bapak itu. Dia akan mengadukan kesalahanku kepada orang tuaku. “Karang, anakmu mencuri mangga saya. Semoga dia sadar dengan kesalahannya,” kata bapak itu kepada ayahku. “Maaf, Pak Pasek. Ini kesalahan saya juga. Tidak bisa mendidik anak. Taruna, coba ceritakan kejadiannya!” perintah Ayah. “Saya ingin makan buah mangga. Saya memetiknya tanpa minta ijin,” saya berbohong. “Maafk...

Review Buku

Gambar
  Membaca Tabula Rasa               Sebelumnya biar gak penasaran, aku ceritakan bagaimana buku Tabula Rasa ini nyampe di tanganku. Awalnya dimulai dengan film yang viral di Netflix, “Gadis Kretek” pemerannya Dian Sastro Wardoyo. Aku gak nonton film-nya, di berita-berita aku baca begitu, dan aku tahu film ini diadaptasi oleh novel yang judulnya “Gadis Kretek.” Setelah ditelusuri lagi aku menemukan nama penulis buku ini namanya Ratih Kumala. Sebagai pembaca aku mempunyai kebiasaan membeli buku yang tidak lagi viral, aku ingin membeli buku pertamanya. Ketemulah buku yang judulnya Tabula Rasa. Aku beli buku ini, sebelum nanti aku beli buku viralnya, Gadis Kretek. Aku tahu dikit tentang Gadis Kretek ini adalah tentang wanita yang bekerja di panti pijat, chiropratic ya, pijat kretek. Benar kan?             Dari judulnya aku sok-sok nebak gitu. Tabula Rasa. Itu kan teo...