DONGENG RARE ANGON
Rare Angon duduk di bawah rindangnya pohon, tangannya memegang sebatang ranting, tak jauh dari tempatnya beberapa sapi yang dia gembalakan makan dengan lahapnya. Beberapa burung ikut menghampiri. Angin bertiup sepoi-sepoi Rare Angon menikmati suasana yang damai sembari tangannya menggores tanah lapang. Tiba-tiba bayangan wanita muncul di benaknya, bayangan itu menggiring tangan Rare Angon menggambar sembari menunggu sore datang. Rare angon seorang pengembala sapi, sedari kecil sudah sebatang kara. Dia hidup dari hasil mengembalakan sapi milik salah satu warga desa. Dia bekerja sangat ulet dan bertanggung jawab, banyak yang senang dengan pekerjaan Rare Angon. Sapi-sapi yang dipelihara Rare Angon sehat dan gemuk karena dia sangat perhatian dengan sapi-sapi itu. Pagi-pagi maka sapi itu diantarkan ke padang rumput yang hijau. Sembari menunggu Rare Angon memanfaatkan waktunya belajar, dia memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya sebagai objek belajar. Selama ini dia be...