Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dongeng

Dongeng : Kebo Taruna

Gambar
Kebo Taruna   Demi Teman Pohon mangga ini sangat tinggi dan banyak semutnya. Aku memetik mangga yang baru matang. Teman-temanku menunggu di bawah, menangkap mangga. Mereka sudah minta izin kepada pemilik mangga ini. Aku senang melakukan semua perintah temanku. Dengan begitu aku bisa menjadi teman mereka. Aku senang memanjat pohon rasanya sangat tenang. Merasakan udara segar dan melihat pemandangan luas. “Hai, Kebo Taruna. Anak nakal. Turun kamu!” Suara itu mengagetkanku. Bapak-bapak yang mengacungkan tongkat kayu. Teman-temanku sudah hilang meninggalkanku sendiri. Aku diajak pulang oleh Bapak itu. Dia akan mengadukan kesalahanku kepada orang tuaku. “Karang, anakmu mencuri mangga saya. Semoga dia sadar dengan kesalahannya,” kata bapak itu kepada ayahku. “Maaf, Pak Pasek. Ini kesalahan saya juga. Tidak bisa mendidik anak. Taruna, coba ceritakan kejadiannya!” perintah Ayah. “Saya ingin makan buah mangga. Saya memetiknya tanpa minta ijin,” saya berbohong. “Maafk...

DONGENG RARE ANGON

Gambar
Rare Angon duduk di bawah rindangnya pohon, tangannya memegang sebatang ranting, tak jauh dari tempatnya beberapa sapi yang dia gembalakan makan dengan lahapnya. Beberapa burung ikut menghampiri. Angin bertiup sepoi-sepoi Rare Angon menikmati  suasana yang damai sembari tangannya menggores tanah lapang. Tiba-tiba bayangan wanita muncul di benaknya, bayangan itu menggiring tangan Rare Angon menggambar sembari menunggu sore datang. Rare angon seorang  pengembala sapi, sedari kecil sudah sebatang kara. Dia hidup dari hasil mengembalakan sapi milik salah satu warga desa. Dia bekerja sangat ulet dan bertanggung jawab, banyak yang senang dengan pekerjaan Rare Angon. Sapi-sapi yang dipelihara Rare Angon sehat dan gemuk karena dia sangat perhatian dengan sapi-sapi itu. Pagi-pagi maka sapi itu diantarkan ke padang rumput yang hijau. Sembari menunggu Rare Angon memanfaatkan waktunya belajar, dia memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya sebagai objek belajar. Selama ini dia be...

Kisah Kebo Iwa Part 3

Gambar
  Kebo Iwa Pemimpin Desa Blahbatuh           Warga desa menyambut kedatangan Kebo Iwa, mereka menyambut dengan syukuran sederhana. Warga desa duduk di balai desa menikmati makanan yang disediakan oleh Sri Karang Buncing. Upacara penyambutan yang bahagia itu kini disambut haru karena dilakukan dengan sembunyi-sembunyi.             Pemimpin desa yang baru adalah pemimpin yang kejam, warga desa diharuskan menyetor pajak 2 kali lipat. Warga desa diawasi oleh pasukan pemungut pajak. Tidak ada satu pun yang berani melawan pemimpin desa itu.             Kebo Iwa akhirnya tahu kenapa desanya kini berubah, rumah-rumah desa banyak yang rusak. Sawah dan ladang terlihat kering inilah sebabnya desanya tidak semakmur dulu. Warga desa hidup dalam tekanan.             Melihat hal ini Kebo Iwa tidak b...

Kisah Kebo Iwa Part 2

Gambar
Kebo Iwa Belajar dari Ki Soma Kepakisan      Kebo Iwa pamitan kepada orang tuanya, dia akan bersekolah selama 6 tahun. Ayah dan Ibu menasihatinya supaya rajin belajar dan patuh dengan perintah Ki Soma Kepakisan. Kebo Iwa harus menjadi anak yang pintar untuk membanggakan keluarga dan desanya. Dia adalah satu-satunya anak dari Sudra Warna yang diijinkan mengenyam pendidikan.             Kebo Iwa juga berpamitan kepada warga desa, juga kepada teman yang mengolok-ngoloknya dulu. Mereka merasa malu dengan perbuatannya. Kebo Iwa berjanji akan kembali dan membangun desanya. Dia akan membangun sebuah sekolah bagi warga desa belajar.             Perjalanan ke asrama cukup jauh, apalagi Kebo Iwa berangkat subuh. Dia ingin sampai ke sekolah tepat ketika pembelajaran dimulai. Kebo Iwa bergegas berjalan menyusuri pinggir sungai Pekerisan. Sekolah itu tepat berada di hulu s...

Kisah Kebo Iwa Part 1

Gambar
  Lahirnya Kebo Iwa Sang Putra Bali Yang Istimewa               Kerajaan Bedahulu adalah salah satu kerajaan yang pernah berdiri di Bali. Kerajaan ini dipimpin oleh Sri Astasura Ratna Bumi Banten yang artinya permata yang perkasa dari Bali. Berkat kepemimpinannya masyarakat Bali hidup sejahtera. Mereka sebagian besar bekerja sebagai petani mengolah sawah yang airnya bersumber dari Sungai Pakerisan. Sungai Pakerisan adalah sungai yang disucikan yang asal-usulnya bersumber dari cerita Mayadenawa leluhur raja Bedahulu.             Aliran sungai Pakerisan telah memberikan kesuburan untuk tanah Bedahulu. Rakyat banyak membangun pemukiman di sekitar sungai. Salah satunya adalah Sri Karang Buncing, dia hidup bersama istrinya. Sudah lama mereka tidak dikarunia seorang anak. Penghasilan yang dikumpulkan dari mengolah lahan kerajaan seperti tidak ada artinya. Istri Sri Kar...

Batal

Gambar
Batal Oleh I Nyoman Sutarjana   Ratih memeluk celengan ayamnya dengan erat. Ayahnya bercerita bahwa ayam adalah binatang yang sangat rajin. Ratih dinasihati supaya bisa meniru sifat ayam yang rajin. Ratih rajin memasukkan sisa uang sakunya ke celengan ayamnya. Uang itu akan dia gunakan untuk merayakan ulang tahunnya. Pandemi Corona membuat Ratih harus belajar di rumah. Orang-orang tidak diperbolehkan keluar rumah. Perayaan ulang tahun Ratih terancam batal karena tidak bisa mengundang teman-temannya. Ratih tinggal di rumah bersama kedua orang tuanya. Ayah dan ibunya sudah tidak bekerja lagi karena dipecat. Ayah lalu bekerja mengolah sawah untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Sawah itu ditanami padi dan sayur-sayuran. Ayah juga memelihara dua ekor sapi. Setiap sore ibu memetik sayur dan menjualnya ke tetangga. Ratih kasihan melihat perjuangan kedua orang tuanya. Ratih ingin membatalkan perayaan ulang tahunnya. Celengan ayamnya akan dibuka, tabungannya akan diserahkan kepad...

Patroli Sandal

Gambar
  Patroli Sandal Oleh: I Nyoman Sutarjana Fajar membuka gawainya sambil melihat anak-anak bermain. Lapangan upacara masih terasa sejuk walau di siang hari. Ini adalah hari pertama Fajar bersekolah di SD Pegayaman. Ayah Fajar pindah tempat tugas. Fajar belum bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan desa. Gede Pratama memanggil Fajar mengajaknya ikut bermain. Gede Pratama sedang bermain Megoak-goakan. Megoak-goakan adalah permainan kesukaan anak-anak Pegayaman. Permaianan ini merupakan permainan khas kabupaten Buleleng. Fajar ikut bermain tetapi belum mengerti dengan permaiannya. Gede Pratama berperan menjadi burung gagak atau goak. Fajar berbaris bersama teman-teman menjadi telur. Burung gagak akan menangkap salah seorang temannya. Jika berhasil maka burung gagak yang menang. Jika gagal maka telur yang menang. Fajar tidak lama menikmati permainan megoak-goakan. Apalagi ketika Wayan Yusuf sampai lepas sepatunya. Semua orang tertawa melihat Yusuf membawa sepatu yang terpisah d...