Dongeng : Kebo Taruna
Kebo Taruna Demi Teman Pohon mangga ini sangat tinggi dan banyak semutnya. Aku memetik mangga yang baru matang. Teman-temanku menunggu di bawah, menangkap mangga. Mereka sudah minta izin kepada pemilik mangga ini. Aku senang melakukan semua perintah temanku. Dengan begitu aku bisa menjadi teman mereka. Aku senang memanjat pohon rasanya sangat tenang. Merasakan udara segar dan melihat pemandangan luas. “Hai, Kebo Taruna. Anak nakal. Turun kamu!” Suara itu mengagetkanku. Bapak-bapak yang mengacungkan tongkat kayu. Teman-temanku sudah hilang meninggalkanku sendiri. Aku diajak pulang oleh Bapak itu. Dia akan mengadukan kesalahanku kepada orang tuaku. “Karang, anakmu mencuri mangga saya. Semoga dia sadar dengan kesalahannya,” kata bapak itu kepada ayahku. “Maaf, Pak Pasek. Ini kesalahan saya juga. Tidak bisa mendidik anak. Taruna, coba ceritakan kejadiannya!” perintah Ayah. “Saya ingin makan buah mangga. Saya memetiknya tanpa minta ijin,” saya berbohong. “Maafk...