Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Menulis Cerpen Tema Harapan

Anak Pingit               Aku membanting pintu dengan keras, tak kupedulikan omelan ayahku yang masih kudengar walau pintu tertutup. Aku melempar tubuhku ke kasur, berteriak sekeras yang aku bisa. Aku tak mengerti mengapa ayahku begitu keras. Hari ini malam minggu seharusnya dia mengendurkan sedikit aturannya. Aku dilarangnya keluar rumah, dia menyuruhku belajar demi mendapatkan kampus impianku.             Aku memang tak seperti teman sebayaku yang lain. Ibuku sudah meninggal sejak aku lahir. Ayahku tak cukup memberiku kasih sayang. Ia lelaki kaku dan otoriter mungkin karena kehilangan sosok yang disayanginya. Kesedihannya dilimpahkan ke aku yang sesekali menjadi amarah. Dia ingin aku sukses dan itu menjadi pembenaran untuknya bersikap keras kepadaku.             Sesekali dia mengajakku ke panti jompo mengunjun...

Video yadnya dalam Mahabharata

Gambar
 Selamat pagi  Bapak bagikan video pembelajaran Yadnya dalam Mahabharata

Penerapan Dasa Yama Bratha: Satya (Setia dan Taat) dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Umat Beragama

Penerapan Dasa Yama Bratha: Satya (Setia dan Taat) dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Umat Beragama Oleh Ni Wayan Ariantining Sebagai umat beragama di mana memiliki etika dan norma yang tertata dalam Kitab Weda sebagai umat beragama Hindu, tentu sudah menjadi kewajiban kita untuk taat dan selalu berada dalam ajaran-Nya. Setiap individu yang hidup berdampingan dengan yang lainnya hendaknya selalu berupaya untuk tidak hanya mementingkan diri sendiri dan selalu bersikap lemah lembut, apa adanya, serta senantiasa saling menghormati antarsesama. Salah satu ajaran agama hindu yang patut kita ketahui dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai umat beragama adalah ajaran Dasa Yama Bratha. Ajaran Dasa Yama Bratha merupakan suatu ajaran tata susila atau ajaran etika yang berfungsi untuk membina dan menempa watak pribadi maupun budi pekerti yang luhur bagi setiap umat manusia. Kata Dasa Yama Bratha berasal dari Bahasa Sanskerta yakni dari Kata Dasa, Yama, dan Bratha. Dasa berarti...

menulis dongeng tema persahabatan

  Belalang dan Semut   Suatu pagi Belalang dan Semut berjalan-jalan di taman. Hari itu adalah hari Minggu anak-anak senang bermain di sana. Biasanya mereka akan menyisakan remah-remah makanan. Belalang dan Semut bermain sambil menunggu remahan makanan yang jatuh. Ketika asyik bermain petak umpet, Semut menemukan permen yang beraroma strawberi. Seorang anak tanpa sengaja menjatuhkan permennya. Cepat-cepat Semut memanggil sahabatnya. "Wah, harta karun. Beruntung sekali kita menemukan permen yang lezat ini. Tak sabar aku ingin menikmatinya," ucap Belalang sembari melompat kegirangan. "Ya, permen ini kita temukan berdua, kita harus membaginya sama rata,” saran Semut kepada Belalang. "Aku setuju. Biarkan aku yang membaginya. Bagianku akan aku nikmati sendiri. Permen ini terlalu enak untuk dibagi dengan teman-temanku. Bagaimana dengan bagianmu Semut?" "Hm, aku akan membaginya bersama teman-teman. Aku ingin membawanya pulang. Mengapa kamu tak membagin...