menulis dongeng lagi, lontar dan kemiri
Lontar dan Kemiri Hari ini Saraswati, hari yang berbeda bagi Lontar dan Kemiri. Lontar senang sekali karena akan diupacarai. Kemiri sedih karena akan menjadi bumbu lawar. Lontar sudah tidak sabar bangun dari keropaknya. Lontar berusaha bersembunyi di balik keranjang bumbu. Lontar dibuka dari keropkanya namun lontar penuh lubang. Ternyata selama tertidur lontar dikerubungi rayap. Lontar menangis tersedu-sedu. Kemiri datang, dia baru selamat dari dapur. Dia berhasil melompat dari keranjang bumbu, dan bergegas ke sanggah. Dia mau menemui sahabatnya, Lontar. "Lontar, jangan menangis. Lihatlah tubuhmu tidak sepenuhnya berlubang. Masih ada huruf yang bisa dibaca," kata Kemiri. Lontar tidak terhibur sama sekali, dia tambah menangis. Kemiri mencoba menasihati kembali. "Jangan menangis di hari spesialmu. Kamu akan dihias dan diupacarai. Kamu harus bersyukur tidak semua benda disini dihormati sepertimu," kata Kemiri. "Kamu lebih beruntung, tubuhmu tidak berbeda dengan t...