Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

menulis dongeng lagi, lontar dan kemiri

 Lontar dan Kemiri Hari ini Saraswati, hari yang berbeda bagi Lontar dan Kemiri. Lontar senang sekali karena akan diupacarai. Kemiri sedih karena akan menjadi bumbu lawar. Lontar sudah tidak sabar bangun dari keropaknya. Lontar berusaha bersembunyi di balik keranjang bumbu. Lontar dibuka dari keropkanya namun lontar penuh lubang. Ternyata selama tertidur lontar dikerubungi rayap. Lontar menangis tersedu-sedu. Kemiri datang, dia baru selamat dari dapur. Dia berhasil melompat dari keranjang bumbu, dan bergegas ke sanggah. Dia mau menemui sahabatnya, Lontar. "Lontar, jangan menangis. Lihatlah tubuhmu tidak sepenuhnya berlubang. Masih ada huruf yang bisa dibaca," kata Kemiri. Lontar tidak terhibur sama sekali, dia tambah menangis. Kemiri mencoba menasihati kembali. "Jangan menangis di hari spesialmu. Kamu akan dihias dan diupacarai. Kamu harus bersyukur tidak semua benda disini dihormati sepertimu," kata Kemiri. "Kamu lebih beruntung, tubuhmu tidak berbeda dengan t...

jadi ketagihan menulis satu paragraf

 selamat pagi, aku di sekolah, sebelum mulai aktivitas, sok kerja ceritanya, aku menulis ini, semacam pemantik semangat untuk tekun latihan menulis, aku lagi senang banget menulis gaya ini, menulis satu paragraf, seperti menulis dengan satu tarikan nafas, menulis dengan satu jalinan pikiran, kayaknya asam lambungku naik deh, berasa agak panas di tenggorokan, dari dua hari yang lalu, lambungku gak bagus, tanda stress itu, aku belajar tentang asam lambung, ternyata ada korelasi dengan sakit cemasku dengan asam lambung, belakangan memang aku sedang stress, jadi ketua panitia PSAJ, padahal gak repot amat, tapi otak gak bisa dibilangin gitu, ada keneksi antara otak dan perut, dan perut katanya otak kedua ya, benar banget, ya nanti aku cari referensi gimana menghadapi asam lambung, mungkin dengan minum air hangat, nanti aku ambil air hangat di dispenser ruangan, apalagi ya, pagi ini akan ada ujian agama hindu, aku harus kirim link ke grup wa, bagikan link drive, ya sebenarnya gak sibuk s...

menulis cerita tidak jelas

 sore ini aku duduk memikirkan sesuatu untuk ditulis, entah kenapa, setiap depan layar laptop aku selalu kehilangan ide, rasanya sama kayak menatap pasanganmu, kamu seperti tersihir, kehilangan sesuatu untuk dikatakan, kamu ketriger, merasa tidak nyaman, dan ketidaknyamanan membuatmu tidak bisa berpikir jernih, ingin menulis sesuatu, tetapi tidak jerah arahnya, oh arah? aku harus menentukan arah dulu, aku mau menulis seperti apa, menulis cerita? menulis hobi? menulis unek-unek? aku tidak tahu harus menulis apa, biarkan saja aku menulis apa saja, kali ini tidak ada temanya, menulis hanya mengosongkan isi kepala, biar kepala tidak penuh, dan meledak, seperti balon meletus, mungkin kosongkan pelan-pelan saja, mengempis secara perlahan, biar gak tiba-tiba dan meledak ujungnya juga, anggap lagi meditasi, latihan kesadaran, merasakan udara keluar dari tubuhmu, perlahan kamu lepaskan, biarkan dia menyatu dengan udara yang lebih besar, bayangkan keluhanmu, emosimu keluar, dan kamu bahagia ...

menulis dongeng tentang landak dan kaktus

Kaktus merasa kesepian, hidup di tanah yang gersang. Tidak ada yang mendekatinya, sudah pasti mereka yang mendekat akan tertusuk durinya. Karena sendiri kaktus menghibur dirinya sendiri dengan bernyanyi. Ketika itu datanglah landak dia masuk begitu saja di sela-sela kaktus. "Landak, mengapa kamu terburu-buru begitu?" "Aku sedang bersembunyi dari kejaran pak tani. Mumpung ada kamu pak tani pasti takut dengan duri-durimu," sahut landak. "Kita sama-sama berduri mengapa mesti takut dengan pak tani?" "Dia punya cara untuk menangkap saya, ada jebakan jaring. Syukur aku selamat, jika tidak aku bakal dimasak," kata landak. Kaktus merasa bersyukur karena memiliki teman baru. Landak sering mengunjunginya membawa makanan yang dia suka. "Aku bawa kacang ni, isinya untuk aku. Kulitnya untuk kamu, ya. Kulitnya kan lama-lama jadi kompos," kata landak. Landak memang lucu, dia tidak bisa diam. "Landak, apa kamu pernah kesepian?" Kaktus bertany...

Aku ingin menulis cerita tentang perselingkuhan

Cerpen tema perselingkuhan. Judulnya apa ya? Dingin. Ini adalah ulang tahun paling damai yang aku rasakan. Biasanya setiap ulang tahun selalu ada pertengkaran kami. Istriku ingin merayakan tetapi aku tidak. Bagiku ulang tahun tidak perlu dirayakan, harusnya ulang tahun itu kita justru merasa sedih. Umur kita berkurang. Aku merasa tidak melakukan apa-apa, mimpi menjadi penulis semakin terasa jauh. Istriku berbeda, dia membutuhkan sesuatu untuk dirayakan. Sesuatu untuk dia pamerkan di media sosial. Cinta perlu diungkapkan dengan pesta. Untuk membangun citra ini kadang dia merekayasa pestanya. Membuat kejutan di balik pintu yang sebenarnya aku tidak terkejut. Aku yang dingin terpaksa tersenyum demi tampilan indah di media sosial. Setelahnya dia sibuk mengurusi media sosialnya. Sementara aku meratapi kegagalanku. Waktuku berkurang dan aku belum menjadi seperti yang aku inginkan. Bisakah ulang tahun tidak dirayakan? Ulang tahunku dan ulang tahun istriku. Jujur aku tidak pernah menyiapkan pe...

Setelah Guru Penggerak Jadi Apa

 Setelah mendapat sertifikat guru penggerak tertanggal 25 November maka aku resmi jadi guru penggerak. Yey, guru penggerak. Guru penggerak? aku jadi bertanya, guru penggerak itu apa? setelah enam bulan pendidikan aku masih belum tahu esensi guru penggerak. Jujur, aku ngerasa gak cocok jadi guru penggerak. Segala syarat guru penggerak itu gak masuk di aku. Guru yang tergerak, guruk yang bergerak, dan guru yang menggerakkan (ini paling sulit). Memang, gak ada syaratnya di aku. Aku guru Mager, malas gerak. Lagian tujuan aku ngikutin guru penggerak adalah melatih gangguan cemasku. Meningkatkan kemampuan coving stress ku. Walau nyatanya gangguan cemasku tambah parah. Di akhir masa pendidikan guru penggerak, aku bahkan ngerasain serangan cemas, panic attack. Yap, begitulah aku ngerasa gak masuk kriteria guru penggerak. Gimana bisa menggerakkan, kalau aku takut ketemu orang. Apalagi sekarang, aku cerita dikit tentang kerjaanku. Aku jadi ketua panitia PSAJ, itu penilaian sumatif akhir jenj...

Aku menderita penyakit gangguan cemas menyeluruh

       Tahun 2022 atau tiga tahun yang lalu, di bulan Januari aku memberanikan diri ke psikiater, ini atas saran dari psikolog. Sebelum ke psikitaer aku sempat ke psikolog, itu di bulan Juli 2021. Awalnya aku insomnia. Rekor terlama insomniaku adalah 15 hari tidak tidur siang dan malam. Kalaupun tertidur itu tidak lebih dari 1 jam. Aku catat semua kondisi insomniaku, awalnya aku pikir biasa tidak bisa tidur barang sehari dua hari. Dulu aku sering mengalaminya, tapi siangnya biasanya ngantuk berat dan tidurnya bisa aku balas. Kondisi malam sebelumnya memang sering aku isi dengan kegiatan menulis, melukis, itu tidak apa-apa karena selalu bisa tidur di siangnya. Tidur ya tidur tidak perlu usaha, tinggal rebahan, ambil selimut abis itu tidur. Tidur mah aktivitas alami waktu itu. Pas insomnia, aku frustrasi berat, tidak bisa tidur berhari-hari bikin aku cemas. Takut kondisi ngedrop, mikir harus kerja besoknya, aku usaha banget untuk tidur. Mulai dari sengaja tidak tidur s...

Blogger ini sempat pengen tak hapus

 Catatan 9 Pebruari 2025 Tulisan ini hanya semacam refleksi bahwa dalam menulis ini khususnya di blog sempat mengalami ritme, pasang surut ya kalau diandaikan gelombang. aku sempat ingin menghapus blog ini. Karena apa ya? bosan mungkin? ngerasa gak berkembang? pengen nyoba platform baru? Makanya ingin tak off-in. Sudah lama hiatus, widih bahasanya. Ya, sudah lama blog ini gak isi tulisanku, karena males mungkin? Sakitnya kumat? Ya, kalau cemasku kumat, aku berasa ada dalam fase depresi, kehilangan semangat ngelakuin apa-apa, rasanya susah sekali bahagia. jadi murung. tapi kalau dipikir-pikir lagi. Sayang ya blg ini dihapus, sudah dari 2020. Lima tahun lah. Sebelumnya sebenarnya ada blog lagi, dari tahun 2019 kayaknya. Aku hapus karena isinya terlalu pribadi. Aku takut kalau ada yang baca dan berpikir macam-macam. Banyak takutnya deh. Begitulah, namanya penderita gangguan cemas. Pikirannya sudah kejauhan. Untuk jujur dan terbuka musti banyak layernya, kayak bawang. Di blog ini pun a...

Pandangan terhadap perfilman Indonesia

 Pandangan Terhadap Perfilman Indonesia Kayaknya film Indonesia sedang di puncaknya deh, menurutku ya. Soalnya cepat sekali ada film baru. Genrenya pun beragam dulu marak film hantu, sekarang marak film drama. Film drama yang mirip film Korea, tema beragam dan sangat relate dengan kehidupan. Aku awalnya nonton film Home Sweet Loan, setelah itu aku cari lagi film-film dengan genre yang sama. Ternyata banyak banget. Film yang sudah aku tonton misalnya Pergi Jauh Jangan Lupa Pulang, Catatan Menantu Sinting. Baru itu-itu saja ya? Sok-sokan suka nonton drama, tapi kemyataannya dikit. Nanti aku tonton lagi. Aku bakal telusuri film2 drama Indonesia. Tapi kalau anakku gak lagi nonton ya. Kalau ada dia, aku ngikut tontonan anak saja. Sambil mantau jenis tontonannya. Berarti aku harus sering pulang juga. Soalnya masih kerja jauh. Kalau langganan netflix di Hp nanti gak cocok sama perannya Aluna, di Home sweet loan. Itu mirip aku banget. Kamu mewek ya nontonnya. Film Indonesia sekarang kreati...