Postingan

DONGENG RARE ANGON

Gambar
Rare Angon duduk di bawah rindangnya pohon, tangannya memegang sebatang ranting, tak jauh dari tempatnya beberapa sapi yang dia gembalakan makan dengan lahapnya. Beberapa burung ikut menghampiri. Angin bertiup sepoi-sepoi Rare Angon menikmati  suasana yang damai sembari tangannya menggores tanah lapang. Tiba-tiba bayangan wanita muncul di benaknya, bayangan itu menggiring tangan Rare Angon menggambar sembari menunggu sore datang. Rare angon seorang  pengembala sapi, sedari kecil sudah sebatang kara. Dia hidup dari hasil mengembalakan sapi milik salah satu warga desa. Dia bekerja sangat ulet dan bertanggung jawab, banyak yang senang dengan pekerjaan Rare Angon. Sapi-sapi yang dipelihara Rare Angon sehat dan gemuk karena dia sangat perhatian dengan sapi-sapi itu. Pagi-pagi maka sapi itu diantarkan ke padang rumput yang hijau. Sembari menunggu Rare Angon memanfaatkan waktunya belajar, dia memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya sebagai objek belajar. Selama ini dia be...

TULISANKU-FILOSOFI PATRICK

Gambar
 FILOSOFI PATRICK Saya pertama kali nonton SpongBob secara kebetulan ketika itu saya masih kelas XI Smk. Sebenarnya sudah lama Latv nanyangin serial itu setiap paginya. Tapi saya tidak terlalu tertari karena sepintas gambar kartunnya jelek sekali. Namun kali ini iseng saya nonton sambil menunggu jam berangkat ke skolah. Episode yang saya tonton waktu itu cukup menarik, sampai sekarang saya masih ingat. Sponbob, patrick, dan squidward balapan keong. Kesan film pun terbangun seketika waktu itu, film ini aneh dan kocak. Aneh, karena semua cerita dalm film ini tidak masuk akal. Akhir cerita dari balapan keong sangat tak terduga keong sponbob (Garry) malah jatuh cinta dg keong Squidward. Sementara yang jadi pemenang adalah keong patrick, sebenarnya itu bukan keong sih cuma sebongkah batu. Namanya Rocky. Lama-lama saya jadi ketagihan yang bikin saya kepincut dengan satu tokoh cerita yaitu Patrick. Sosok yang dibuat penciptanya agak berbeda berbentuk bintang laut bercelana pantai. Dar...

CERPEN -DALANG KORSLET

Gambar
Dalang Korslet Menjadi dalang adalah cita-cita Wahyu Suciono semenjak kecil. Dia suka menggambar wayang, di dalam kelas sering membuat mainan wayang dari buku gambarnya. Baju yang sering dipakainya adalah baju bergambar wayang yang dibeli waktu liburan di Bali. Tamat SMA dia melanjutkan kuliah di ISI jurusan Tata Boga ups jurusan Seni Pertunjukan. Pucuk dicinta ulam pun tiba hari ini dia berkesempatan memainkan pergelaran wayang sebagai tugas akhirnya. Wahyu sangat bersemangat inilah momennya menunjukkan bakat dalangnya. Ia percaya suatu saat akan menjadi dalang yang terkenal minimal   dalang kerusuhan. Beberapa menit sebelum pentas dia merasakan ketegangan yang sama seperti yang dirasakan Tukul Arwana pertama kali masuk tv. Rasa tegang yang berlebih membuat perutnya mules-mules, sudah 10 kali dia bolak-balik kamar mandi. Ketika sedang memperbaiki blankonnya saat-saat yang ditunggu pun tiba. Dia bergegas ke panggung, tanpa disadari kakinya menginjak kabel yang terkelupas. Tu...

Cerpen - Panggil Aku Lelaki

Gambar
Panggil Aku Lelaki Ujungnya kamu jilatin, lalu kamu pilin-pilin sedikit supaya lebih kaku baru kamu masukin ke lubangnya dengan hati-hati . Begitu pesan ibuku sewaktu kecil mengajari cara memasukkan benang ke jarum. Oh ya perkenalkan nama saya Sukmono Notonegoro. Kata ibu nama itu bukan nama sembarangan Sukmono diambil dari nama ibuku Sukma dan ayahku Tarjono. Nama Notonegoro itu mewakili harapan ayah dan ibuku. Dia berharap suatu saat aku menjadi desainer terkenal seperti Adjie Notonegoro Untuk memujudkan niatnya sejak kecil aku diperkenalkan dengan dunia jarit menjarit seperti yang orang tuaku lakukan. Kami adalah keturunan penjahat ups bukan, keturunan penjahit. Seluruh warga sudah mengenal keluarga kami Tarjono Tailor adalah usaha jarit yang berlangsung turun temurun. Kakekku, buyutku mereka adalah penjahit andal yang namanya bahkan terkenal sampai kampung sebelah. Setelah ayah meninggal otomatis kelanjutan usaha Tarjono Tailor berada dipundakku. Sebagai seorang laki-laki a...

Cerita Guru

Gambar
Filosofi Shino Aburame Aku belum layak untuk disebut sebagai seorang guru. Menjadi guru adalah jalan ninjaku. Walau banyak halangan akan aku terima. Halangan yang justru datang dari diriku sendiri. Hmm payah, mungkin kalau belum pernah ketemu guru macam aku. Guru yang sering kehilangan gaya di kelas. Guru yang mengajarkan percaya diri, justru Gurunya nunjukin dirinya pemalu alias malu-maluin.   Pantas saja kalian menunjukkan ketidak percayaan di kelas. Wajah dengan tatapan kosong. Seperti ingin keluar dari kelas tapi tidak bisa. Kasian gurunya ngenes. Hasilnya kalian menyibukkan diri. Mendengar lagu, ngerjain tugas lain, atau malah ngantuk dan tidur. Kita seperti punya kesibukan sendiri-sendiri. Aku mungkin mengoceh tapi aku tak yakin kalian mendengarnya.   Aku mungkin sosok yang tidak menonjol karena ditutupi kelemahan-kelemahan yang banyak. Ibarat badan yang tertutup lemak jadi obesitas. Tak sedap dipandang. Tak penting untuk dihiraukan. Dilupakan seperti Shino Abu...

Kisah Kebo Iwa Part 3

Gambar
  Kebo Iwa Pemimpin Desa Blahbatuh           Warga desa menyambut kedatangan Kebo Iwa, mereka menyambut dengan syukuran sederhana. Warga desa duduk di balai desa menikmati makanan yang disediakan oleh Sri Karang Buncing. Upacara penyambutan yang bahagia itu kini disambut haru karena dilakukan dengan sembunyi-sembunyi.             Pemimpin desa yang baru adalah pemimpin yang kejam, warga desa diharuskan menyetor pajak 2 kali lipat. Warga desa diawasi oleh pasukan pemungut pajak. Tidak ada satu pun yang berani melawan pemimpin desa itu.             Kebo Iwa akhirnya tahu kenapa desanya kini berubah, rumah-rumah desa banyak yang rusak. Sawah dan ladang terlihat kering inilah sebabnya desanya tidak semakmur dulu. Warga desa hidup dalam tekanan.             Melihat hal ini Kebo Iwa tidak b...

Kisah Kebo Iwa Part 2

Gambar
Kebo Iwa Belajar dari Ki Soma Kepakisan      Kebo Iwa pamitan kepada orang tuanya, dia akan bersekolah selama 6 tahun. Ayah dan Ibu menasihatinya supaya rajin belajar dan patuh dengan perintah Ki Soma Kepakisan. Kebo Iwa harus menjadi anak yang pintar untuk membanggakan keluarga dan desanya. Dia adalah satu-satunya anak dari Sudra Warna yang diijinkan mengenyam pendidikan.             Kebo Iwa juga berpamitan kepada warga desa, juga kepada teman yang mengolok-ngoloknya dulu. Mereka merasa malu dengan perbuatannya. Kebo Iwa berjanji akan kembali dan membangun desanya. Dia akan membangun sebuah sekolah bagi warga desa belajar.             Perjalanan ke asrama cukup jauh, apalagi Kebo Iwa berangkat subuh. Dia ingin sampai ke sekolah tepat ketika pembelajaran dimulai. Kebo Iwa bergegas berjalan menyusuri pinggir sungai Pekerisan. Sekolah itu tepat berada di hulu s...