Liverpool Apa Kabar

Liverpool kalah lagi. Kapan terakhir merasakan ini? Liverpool pernah kalah, tpi tidak sampai empat kekalahan beruntun. Terakhir kayak gini, pas era kepelatihan Brendan Rodgers. Itu pun dengan pemain tidak sementereng saat ini. Sekarang ada Isak, Wirthz, Ekitike,  frimfong, kerkez. Pembelian Liverpool adalah pembelian termahal selama mengikuti Liverpool. Belanja sampai 400juta uero untuk nma2 besar tersebut. 

Sebenarnya kmenangn sulit di awal2 musim jdi indikasi Liverpool sdg kesulitan menemukan bentuk permainan. Sulit cetak goal dan mudah kebobolan. Kemenangan yg dicapai adl kmenangn di menit-menit terakhir. Kemenangan yang sulit. Satu sisi org mengaitkan dg mental juara. Tapi saya melihat klo Liverpool mudah kebobolan.

Ibo Konate yg kontraknya tinggal setahun, dan dia sendiri bilang ingin pindah ke Real Madrid SPT TAA. Parahnya Ibo gak punya pelapis, aku menyayangkn Jarel Quansah dijual sementara Liverpool blum punya stok pemain. Aku gak terlalu suka dengan Joe Gomez, dia gak bisa jadi pendamping yg tepat bagi Virgil. Kelemahan transfer musim ini adalah Liverpool hanya fokus pada pnyerangan tapi lupa pertahanan.

Tapi aku melihat dri sisi nonteknis. Pertama dri perubahan aparel. Dulu ketika NB beralih ke Nike jg gini. Menatap optimis musim, tpi hasilnya terbalik. Liverpool terlihat belum padu. Ego pemain ktanya menaik hbis menang premier league. Sekarang juga gitu, Nike beralih ke Adidas. Di awal jg ad penurunan, semoga gak lama. Pemain mungkin masih kebawa eforia juara musim lalu.

Yang kedua. Liverpool gak cocok jdi tim yg dijagokan. Awal musim Liverpool sudah dipuji setinggi langit, bisa merekrut pemain bintang. Kyknya bkl juara lagi, kenyataannya GK semudah itu. Klo bisa teteplah Liverpool jd tim underdog. Kyk musim lalu gak ada pundit yg mnjagokan Liverpool akhirnya Liverpool juara. Liverpool mmg cocoknya jd tim yg diremehkan ketimbang dipuji setinggi langit.

Yang ketiga, Liverpool kyknya gk cocok beli pemain yg jadi. Contohnya Isak, Wirthz, Frimpong mereka Uda JD bintang di klub sebelumnya. Liverpool cocoknya beli pemain yg belum matang misal Ekitike. Ato pemain yg performnya mnurun di klub lama misalnya Gravenberg. Liverpool gak cocok niru Manchester City atau Real Madrid. Ngumpulin pemain bintang mungkin susah menurunkan ego pemain.

Ya, ini baru awal. Liverpool masih butuh proses. Dg skuad baru, Liverpool masih butuh penyesuaian. Semoga Liverpool cepat menemukan bentuk terbarunya. Pertahan makin solid, penyerangan lebih klinis. Kalau perlu cadangkan Salah juga gak apa-apa. Berturut-turut jdi starter tp belum cetak goal. Ganti saja sma Chiesa. Dia lebih berdampak walau dpt menit bermain sdikit.

Oya pemain-pemain yang cedera semoga cepat diberikan kesembuhan. Spt Allison, Gravenberg, Bajetic. Klo Giovani Leoni mmg hrus menepi setahun, pdahal permainan perdananya bagus.

Hehe kangen juga dg kondisi Liverpool sekarang. Klo kalah, rasanya benar-benar jadi pendukung Liverpool. Mndukung Liverpool pas jaya siapapun bisa. Tpi tetap setia ketika Liverpool kalah itu baru kelas. Rispek Ynwa

Nanti Liverpool lawan Frankfurt semoga Liverpool bangkit ya. Udahan dulu kalahnya. Bisa menang, bisa cleanshit bkl menyenangkan. Sebelum nanti bkal lawan Real Madrid. Kerkez dan Frimfong semoga mkin mmbaik pertahannya.





Postingan populer dari blog ini

Teka-Teki

Darsana adalah Sistem Filsafat Hindu