Cerpen Manusia Plastik
Manusia Plastik Oleh: I Nyoman Sutarjana, S.Pd.H. SMA Negeri 1 Gianyar Astra menarik tangan ibunya, yang sedang jongkok. Sampah plastik yang dikumpulkan ibunya ia sisihkan. Ibu melepas cengkraman tangan Astra berusaha menaruh sampah plastik ke dalam bajunya. Sungai hanya diisi beberapa ibu yang mencuci baju, seorang ibu bersama anaknya menghaturkan sesajen di Pura Taman. Mereka abai dengan kondisi Astra, hal itu lumrah terjadi. Kehabisan akal, Astra terpaksa mengikuti pola pikir ibunya. Botol plastik ukuran satu liter dia ambil lalu ditimang-timang. “Ibu adik menangis dia minta makan. Kita ke rumah dulu ya!” kata Astra. “Cup, cup, cup. Anak baik, jangan menangis. Kita pulang sekarang ya!” kata ibunya. R...