Postingan

Materi 2 Sejarah Hindu

Gambar
kota Mohenjodaro sumber foto: idsejarah.net Sejarah Agama Hindu di India Selamat pagi nak. Hari ini kita belajar sejarah agama Hindu. Untuk pertama kita akan belajar Sejarah agama Hindu di India. Barulah kemudian kita belajar sejarah agama Hindu di Indonesia. Kemudian sejarah agama Hindu di Bali. Dengan demikian pemahaman kita akan lebih menyeluruh. Agama Hindu awalnya dikenal dengan Sanatana Dharma. Merupakan agama yang tertua dan satu-satunya agama yang dianut pada masa itu. Sehingga agama ini tidak memerlukan sebutan. Baru kemudian ketika muncul agama-agama baru diperlukan sebutan untuk membedakan dengan agama lainnya. Agama Sanatana Dharma yang diartikan sebagai kebenaran abadi kemudian dikenal dengan agama Hindu. Agama Hindu berkembang di lembah sungai Shindu. Di lembah inilah para Rsi menerima wahyu Tuhan dan dihimpun dalam kitab suci Weda. Orang-orang Persia menyebut orang-orang yang mendiami sungai Sindhu sebagai indu. Karena mereka sulit melafalkan huruf s. Lama-lama k...

Dongeng: Rare Angon

Gambar
Rare Angon duduk di bawah rindangnya pohon, tangannya memegang sebatang ranting, tak jauh dari tempatnya berada, beberapa sapi sedang makan dengan lahapnya. Beberapa burung berterbangan di sekitarnya ada yang hinggap hinggap di punggung sapi. Angin bertiup sepoi-sepoi menikmati   suasana yang damai tangan Rare Angon menggores tanah lapang. Bayangan wajah perempuan muncul di benaknya, bayangan itu menggiring tangan Rare Angon menggambar wajah. Rare angon seorang   pengembala sapi, sedari kecil sudah sebatang kara. Dia hidup dari hasil mengembalakan sapi milik salah satu warga desa. Dia bekerja sangat ulet dan bertanggung jawab, banyak yang senang dengan pekerjaan Rare Angon. Pagi-pagi sapi itu diantarkan ke padang rumput dibiarkan lepas mencari makan. Sembari menunggu Rare Angon memanfaatkan waktunya belajar apa yang ada di sekitarnya sebagai objek belajar. Rare angon senang menggambar, walau tidak punya alat gambar. Dia menggunakan ranting pohon untuk menggambar, maka tana...

Karya Cerpen Kala Sungsang

Gambar
Buka tajen kelasé uyut kabenengan bél sekolahé kagedik cihna muridé dadi mulih. Putu Karma kabatek baan gedegné ngampegang awak timpalné ané makada ulung maantepan di bucun méjané. Putu Karma ngambil tulisan ané katémpél di tunduné mamunyi " Saya anak orang gila ". Tulisané ento kacorét kaganti tur katémpél malih " Saya tidak gila. Saya waras ". Timpal-timpal ané nyerung ipun makebris lakar kedék nanging kenehné taananga ulian jejeh nepukin Putu Karma gedeg buka kéto. Kalangané ngrempiak ngemang Putu selah pesu. Buka mlali api, mara ngasén kebus. Timpalné tusing ada bani nyapatin Putu ané magedi mulih ka umahné. Tusing biasané Putu Karma nambakin munyin timpalné. Gedeg basangné kaliwat ulian méméné dadianga kakedékan. Diastun méméné tusing patuh cara ané lénan mawastu buduh tusing inget tekén raga. Putu tetep sayang tur nyungkemin méméné ané ngalekadin ipun. Méméné gelem dugas ngalekadang Putu ané lahir sungsang. Sasubané maoperasi cesar méméné gelem ulian naan...

Yoga Asanas Chalenge

Gambar
 Yoga Asanas Chalenge Siswa mencoba mempraktekkan gerakan yoga yang bisa mereka lakukan. Gerakannya beragam mulai dari yang sederhana sampai pada gerakan yang cukup rumit.  Mereka juga menyampaikan banyak manfaat yang mereka dapatkan dari yoga ini.

Teka-Teki Yadnya

Gambar
 Permainan Kotak Kata Kalian menyukai cerita Ramayana? Kalian tahu ceritanya? Atau kalian kenal dengan semua tokoh dalam Ramayana. Untuk menguji seberapa kalian menguasai cerita Ramayana. Jawablah teka-teki berikut! Carilah 10 tokoh dalam Ramayana di kotak berikut. Arah vertikal, horizontal atau diagonal. Ketik jawabannya di kolom komentar sertakan nama kalian. Buktikan kalian penggemar Ramayana sejati!

Panca Yadnya

Panca Yadnya Selamat pagi nak. Mari kita lanjutkan pembelajaran kali ini. Di dalam kitab suci Atharwa Weda disebutkan 5 tiang penyangga bumi ini yaitu Satya, Rta, Diksa, Tapa, Brahma dan Yadnya. Yadnya adalah salah satu tiang penyangga bagi keberlangsungan bumi dan alam ini. Kita mengenal adanya Cakra Yadnya, cakra artinya berputar. Dengan bernyadnya kita akan memutar cakra kehidupan. Bukan hanya manusia melainkan semua makhluk beryadnya, baik makhluk hidup atau makhluk mati. Matahari bersinar, mengakibatkan pohon tumbuh, pohon tumbuh memberikan tempat untuk keberlangsungan binatang, binatang tumbuh untuk membantu kehidupan manusia, manusia wajib menyelenggarakan yadnya untuk kebrlangsungan perputaran tersebut. Demikianlah konsep cakra yadnya ini. Dalam Hindu perputaran itu dijelaskan dalam konsep tapak dara atau dua garis yang melintang vertical dan horizontal. Ini menjelaskan keseimbangan hubungan ke atas, ke bawah atau ke samping. Dijelaskan dengan konsep Tri Hita Karana ata...